Mengenal diri (manusia)

marifatul-insan-1-638

Untuk mengenal dan mendekatkan diri pada Sang Maha Pencipta yaitu Alloh, kita dapat memulainya dengan mengenal diri yang telah lama kita kenal sebagai manusia dari apa yang telah kita dengar dan dari apa yang telah diajarkan manusia-manusia sebelum hadirnya kita di bumi ini. Karena dengan mengenal manusia itu sendiri kita dapat mengetahui atas dasar apa kita terlahir di bumi ini, apa maksud dan tujuan Alloh menciptakan kita, apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan kita selama menghidupi kehidupan, serta bagaimana seharusnya kita menghidupi kehidupan dalam mendekatkan dan memberikan segalanya hanya kepada/untuk Alloh.

Kita telah meyakini bahwa adanya utusan Alloh sebagai suri tauladan yaitu Nabi Muhammad SAW. yang telah dibekali petunjuk nyata yang tidak ada keraguan di dalamnya untuk menyelamatkan manusia yaitu Al-Qur’an dan Al-Islam. Sebagaimana firman-Nya :

هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

“Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.”(At-taubah : 33)

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,”(Al-Baqarah : 2)

Maka dari itu  dalam penjelasan mengenal diri manusia itu sendiri, alangkah baiknya kita mengambil dasar sumber yang nyata dari Al-Qur’an dan Hadits yang meriwayatkan. Untuk mempermudah dalam membaca dan menanamkan keyakinan kita kepada Alloh, berikut susunan poin-poin dalam mempermudah kita dalam mengenali diri manusia itu sendiri :

  1. Dasar/prinsip penciptaan manusia.
  2. Proses penciptaan manusia.
  3. Bahan dasar penciptaan manusia.
  4. Potensi dasar manusia.
  5. Tujuan penciptaan manusia.
  6. Tugas, fungsi dan peran manusia di bumi.
  7. Sifat dasar manusia dan cara mengatasinya.
  8. Musuh besar dan teman sejati manusia.
  9. Pola hidup manusia sepanjang sejarah.

Semoga niat dan keinginan kita dalam mengenal keutuhan diri (manusia), tak hanya menjadi wawasan atau pengetahuan yang memenuhi ruang kosong pikiran belaka. Tetapi menjadi ilmu yang amat terasa ketika kita terjun langsung untuk membuktikan betapa besar manfaat dan kebenaran dari firman-Nya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: